Selasa, 04 Maret 2014

BAGAIMANA MENDIDIK ANAK

Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar memaki
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia belajar berkelahi
Jika anak dibesarkan dengan ketakutan, ia belajar gelisah
Jika anak dibesarkan dengan rasa iba, ia belajar menyesali diri
Jika anak dibesarkan dengan olok-olok, ia belajar rendah diri
Jika anak dibesarkan dengan iri hati, ia belajar kedengkian
Jika anak dibesarkan dengan dipermalukan, ia belajar merasa bersalah
Jika anak dibesarkan dengan dorongan, ia belajar percaya diri
Jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia belajar menahan diri
Jika anak dibesarkan dengan pujian, ia belajar menghargai
Jika anak dibesarkan dengan penerimaan, ia belajar mencintai
Jika anak dibesarkan dengan dukungan, ia belajar menyenangi diri
Jika anak dibesarkan dengan pengakuan, ia belajar mengenali tujuan
Jika anak dibesarkan dengan rasa berbagi, ia belajar kedermawanan
Jika anak dibesarkan dengan kejujuran dan keterbukaan, ia belajar kebenaran dan keadilan
Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, ia belajar menaruh kepercayaan
Jika anak dibesarkan dengan persahabatan, ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan
Jika anak dibesarkan dengan ketentraman, ia belajar berdamai dengan pikiran

Senin, 03 Maret 2014

“Melalui lomba ini karya-karya inovasi yang terpilih dapat menjadi rujukan bagi Guru SMP untuk meningkatkan mutu pembelajarannya”

Yogyakarta (28/2/2014) Untuk kesekiankalinya, Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar (PPTK Dikdas)pada tahun 2014 kembali menyelenggarakan Lomba Lomba Inovasi Pembelajaran (Inobel) yang diikuti oleh guru SMP.
“Lomba  ini  merupakan  ajang  kompetisi inovasi pembelajaran  dalam  pendekatan,  model,  metode,  strategi, dan media pembelajaran untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas dan meningkatkan  mutu  hasil  belajar  siswa.” Demikian ungkap Sumarna Supranata, Direktur PPTK Dikdas Kemdikbud.
“Melalui  lomba  ini  karya-karya inovasi  yang  terpilih  dapat  menjadi  rujukan  bagi  Guru SMP  untuk meningkatkan mutu pembelajarannya” tambah Sumarna Supranata.
Sasaran peserta kegiatan Lomba Inobel bagi Guru SMP Tingkat Nasional Tahun 2014 adalah guru SMP di seluruh Indonesia, yang mencakup guru mata pelajaran (1)  Pendidikan Agama dan Budi Pekerti; (2)   Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan; (3)Bahasa Indonesia; (4) Matematika; (5) Ilmu Pengetahuan Alam; (6) Ilmu Pengetahuan Sosial; (7) Bahasa Inggris; (8) Seni dan Budaya; (9) Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan; dan (10) Prakarya.
Akan dipilih 99 nominator dari seluruh karya inobel yang masuk dan akan ditetapkan 10 terbaik tingkat nasional.
Tema Lomba Inobel bagi Guru SMP Tingkat Nasional Tahun 2014 adalah “Inovasiku mendukung Implementasi Kurikulum 2013 Menyiapkan Generasi Emas tahun 2045”. Materi lomba berupa Pengembangan dari tema. Isi karya yang dilombakan mengacu pada Standar Nasional Pendidikan yang berkaitan dengan pengembangan pendekatan, metode, model, strategi, dan media pembelajaran.

Senin, 24 Februari 2014

JUARA UMUM PRAMUKA DI SMA SULTAN AGUNG 1 TAHUN 2014

Pada hari Minggu, tanggal 23 Februari 2014 bertempat di SMA Sultan Agung 1 SMP Negeri 22 Semarang adalah salah satu regu yang mengikuti lomba Pramuka. SMP Negeri 22 semarang mengirimkan satu Regu Putra dan satu regu Putri, regu Putra bernama Regu GARUDA, regu putri bernama Regu MELATI.
Pada lomba pramuka tersebut akhirnya Regu Garuda dapat meraih JUARA UMUM.
Peserta terdiri dari 70 regu untuk putri dan 51 regu untuk putra.

Kamis, 20 Februari 2014

KOMPETENSI BELAJAR



Kompetensi menurut McAshan, yang dikutip oleh Mulyasa (2003), dalam bukunya Kurikulum Berbasis Kompetensi adalah pengetahuan, keterampilan dan kemampuan yang dikuasai seseorang yang telah menjadi bagian dari dirinya, sehingga dapat melakukan prilaku-prilaku kognitif, afektif dan psikomotor dengan sebaik-baiknya. Martinis Yamin (2003), menyebutnya sebagai kemampuan dasar yang dapat dilakukan oleh siswa pada tahap pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Sedangkan Finch dan Crunkilton, mengartikan kompetensi sebagai penguasaan terhadap suatu tugas, keterampilan, sikap dan apresiasi yang diperlukan untuk menunjang keberhasilan. Dari beberapa pengertian kompetensi di atas, menunjukkan bahwa kompetensi mencakup pengetahuan, keterampilan, sikap, dan apresiasi yang harus dimiliki siswa agar dapat melaksanakan tugas-tugas pembelajaran yang sesuai dengan jenis pekerjaan